Minggu, 17 Mei 2015

ditelaga bidadari



suatu hari di sore merona
teman bertandang berbisik kenangan
tentang dikau yang buatku abadi dalam aksara
rasa bersalah tiada menyambut dikau di kenyataan

aku tertawa bersirat bahagia
dikau sandingkan aku bagai bidadari dikelopak asa
meski kesyukuranku tiada lagi guna
dikau hanya dikau memandangku begitu istimewa

dikau bertanya pada sang pemilik malam
salahkah caramu mengucap rasa kasih?
tidak, tidak, tidak! diri ini yang begitu angkuh tak paham
juga apalah daya, prinsip telah teguh kokoh tak menyambut kasih

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar